G. P. Kurniawan Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Panduan cara mengukur ppm air hidroponik dengan alat tds meter

Cara mengukur ppm air hidroponik dengan alat tds meter tidaklah terlalu sulit, tetapi apakah anda sudah tahu apa itu PPM dan mengapa perlu kita perhatikan PPM dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik.?

Pada dasarnya, budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik ialah budidaya tanaman yang dilakukan tanpa menggunakan media tumbuh tanah, melainkan menggunakan media air, sebagai gantinya jika menggunakan media tumbuh tanah , tanah tersebutlah yang akan memberikan pasokan nutrisi kepada tanaman, lain lagi dengan budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik kita lah yang akan memberikan nutrisi dengan menggunakan media air.

Dalam memberikan nutrisi pada budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, kita perlu mengetahui berapa jumlah kebutuhan nutrisi saat tanaman memasuki umur atau waktu tertentu, biasanya banyaknya kebutuhan nutrisi tanaman ini nudahnya di artikan menggunakan istilah PPM (Part Per Million) atau yang berarti “Sepersejuta Bagian”.

Baca juga : Panduan pemberian nutrisi AB-MIX pakcoy hidroponik

PPM adalah satuan yang digunakan dalam mengukur kepekatan suatu larutan yang bersifat cair. Untuk praktiknya dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, ppm ini digunakan untuk mengukur tingkat kepekatan larutan nutrisi yang akan kita berikan kepada tanaman.

Dilakukannya pengukuran kepekatan nutrisi ini bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi sesuai dengan waktu / fase pertumbuhan tanaman hidroponik. Misalnya pada jenis tanaman pakcoy yang ditanam menggunakan sistem hidroponik, pada minggu 1 (Pertama) setelah pindah tanam (Transplanting), kepekatan nutrisi yang wajib diberikan ialah sebesar 500 PPM dan terus bertambah sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman tersebut. Semakin tua usia tanaman hidroponik yang kita tanam, maka tanaman tersebut membutuhkan nutrisi yang semakin banyak pula (Peningkatan kadar PPM).

Baca juga : Review Singkat Pompa Hidroponik Recent AA3700

Cara mengukur ppm air hidroponik dengan alat tds meter

Jika sudah mengetahui secara singkat mengenai PPM, selanjutnya bagaimana si cara mengukur PPM air hidroponik menggunakan alat tds meter.?

  • Langkah pertama Siapkan alat tds meter yang anda miliki.
  • Langkah kedua siapkan nutrisi yang telah anda campur dengan air.
  • Langkah ke tiga tekan tombol “on” yang ada pada tds meter.
  • Langkah ke empat celupkan bagian ujung tds meter yang terdapat sensor ke dalam larutan nutrisi, perhatikan angka digital yang bergerak pada tds meter.
  • Langkah ke lima jika angka digital sudah berhenti bergerak, tekan tombol hold pada tds meter, dan itulah kadar ppm pada larutan nutrisi anda.

Mudah bukan cara mengukur ppm air hidroponik dengan alat tds meter, jika anda sudah mengetahui cara mengkurnya, lalu bagaimana jika kadar ppm tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi pada fase pertumbuhan awal.? katakanlah kurang, cara untuk menyesuaikan dengan kebutuhan nutrisi nya ialah dengan menambahkan sedikit demi sedikit pekatan nutrisi pada air yang semula dilakukan pengukuran sampai kadar ppm sesuai dengan kebutuhan, lalu bagaimana jika kadar ppm terlalu tinggi.? mudahnya tinggal anda tambahkan air sedikit demi sedikit sampai kadar ppm turun sesuai dengan kebutuhan, tentunya gunakan air dengan pH yang netral ya dengan rentang 6,8 – 7.

G. P. Kurniawan Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *