G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Semai selada selalu gagal.? Begini cara menyemai selada anti gagal

Topik : Semai Selada Selalu Gagal | Budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik memang memberikan pengalaman tersendiri, mengapa saya katakan memberikan pengalaman tersendiri.?

Karena dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, untuk perlakukan agar tanaman bisa tumbuh dengan maksimal, sangat berbeda dengan teknik budidaya tanaman secara konvensional.

Kita ambil contoh saja, pada tahap penyemaian… dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, karena media tanam menggunakan media air bukan tanah, maka kita harus menyiapkan media tumbuh perakaran yang dapat menyerap air sebanyak 90 % seperti kapas, rockwool, moss dsb.

Nah karena topik kali ini akan membahas mengapa banyak yang gagal dalam menyemai selada hidroponik, maka dari itu saya akan membahas beberapa penyebab mengapa saat menyemai benih selada hidroponik banyak yang gagal atau bahkan tidak tumbuh, berikut beberapa penyebabnya.

Penyebab Menyemai Selada Selalu Gagal

Nah sebenarnya menurut pengalaman pribadi saya yang sudah cukup lama membudidayakan tanaman menggunakan sistem hidroponik, ada dua penyebab mengapa saat kita menyemai selada ini selalu gagal.

Ya memang, untuk menyemai selada itu menurut saya cukup sulit dan saat itu saya sampai gagal 2 kali saat baru pertama belajar menanam selada hidroponik.

Yang pertama kegagalan saya disebabkan karena ketidaktahuan bagaiaman perlakuan yang sesuai pada semaian selada hidroponik dan penyebab kegagalan yang kedua adalah karena dulu kehujanan dan saya lagi diluar rumah.

Nah pas gagal yang pertama, sebenarnya selada sudah tumbuh dengan normal, tetapi karena pertumbuhannya berbeda dengan tanaman pakcoy, maka saat itu tidak saya berikan nutrisi tambahan untuk semaian selada saya, akhirnya kok pertumbuhannya berbeda banget gitu dengan pakcoy, batangnya engga tegas, dan ya jelek pokoknya pertumbuhannya.

Sedangkan untuk gagal yang kedua, karena sebelumnya saya sudha evaluasi apa kekurangan semaian selada yang sebelumnya, pada penyemaian selada yang kedua ini, pertumbuhannya cukup bagus, daunnya rapat dan segar, walaupun agak kuning memang engga hijau banget.

Nah tetapi karena saat itu saya tinggal ke luar rumah, dan lupa saya masukan ke dalam, akhirnya kehujanan diluar dan jatuh semua dari nampan, ada yang patah batangnya, pokoknya sudah tidak siap untuk ditanam.

Baca juga : Pengalaman | Cara pemasaran sayur hidroponik didaerah masing – masing | BLOG IDN

Tetapi ada penyebab – penyebab lainnya yang bisa menyebabkan semaian selada menjadi gagal seperti tidak sprout (mulai pecah dan keluar tunas mudanya).

1. Kualitas benih selada yang jelek

Nah kualitas benih merupakan indikator penting dalam keberhasilan menyemai selada hidroponik, karena menurut pengalaman saya, benih selada ini, walaupun dalam kemasannya ada yang mencantumkan daya kecambahnya hingga 90%, tetapi nyatanya banyak benih selada yang tidak sprout atau berkecambah.

Nah karena dirumah saya ada instalasi hidroponik dengan jumlah lubang tanam sekitar 600an lubang, maka biasanya saya akali dengan melebihkan semaian dari jumlah lubang yang ada, biasa saya nyemai sekitar 680 atau sampai 700an, karena ya gitu banyak tidak tumbuh.

Entah apa semua jenis benih selada begitu atau tidak, karena selama ini saya baru menggunakan satu jenis merek saja, belum pernah berganti merek, yaa karena pasarnya untuk jenis selada tersebut disini sudah ada.

2. Perlakuan semaian yang tidak tepat.

Nah untuk alasan yang kedua ini, sangat penting untuk diperhatikan, menurut pengalaman saya, menyemai selada harus menambahkan nutrisi saat sudah mulai memasuki minggu kedua, untuk menunjang pertumbuhan semaian agar siap dipindahkan ke instalasi hidroponik.

Karena, kalau tidak ditambahkan nutrisi hidroponik dengan kepekatan rendah saja, semaian selada akan jelek, daunnya kuning banget, batang tidak tegas, kemudian ketinggian tanaman tidak bertambah – tambah, akibatnya ya gagal semainya. Karena benih selada sendiri cadangan makanannya berbeda dengan jenis benih yang lain, lebih sedikit memiliki cadangan makanan, akibatnya kita butuh memberikan pasokan nutrisi tambahan.

Baca juga : 7 Cara Mudah Menyemai Pakcoy Hidroponik Anti Gagal ! | BLOG IDN

Jangan lupa jika benih sudah mulai mengeluarkan tunas, langsung saja letakan di tempat yang terkena sinar matahari, minimal 4 – 5 jam saja, pada minggu pertama, tetapi memasuki minggu kedua hingga ketiga sudah bisa ditaruh pada lokasi yang terkena sinar matahari full.

Penutup

Jadi sekian informasi yang bisa saya sampaikan mengenai pertanyaan mengapa semaian selada selalu gagal, semoga informasi ini bermanfaat, bagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat bagi orang lain dan jangan lupa bertanya pada kolom komentar jika ada yang ingin di tanyakan… terimakasih.

G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *