G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Hai Alat dan Bahan Apa saja Yang Harus Dimiliki Hidroponikers Pemula.?

Halo teman – teman hidroponik, bagaimana kabar tanamannya.? Sudah mulai panen atau baru akan pindah tanam.? sudah cukup lama saya tidak membuat artikel mengenai seputar hidroponik. Mungkin bagi sebagain orang sudah banyak yang mengetahui bagaimana budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, tetapi bagi sebagain orang mungkin ada yang belum paham mengenai bagaiamana budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik.

Mungkin pertanyaan yang banyak terlintas di benak teman – teman adalah “Hidroponik itu sulit tidak sih.?”, Budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik itu bisa saya katakan tidak terlalu sulit – sulit bener, karena jika sudah tahu dasar dari teknik budidaya menggunakan sistem hidroponik nantinya saat kita ingin mencoba membudidayakan tanaman – tanaman lain yang masih baru atau belum kita pernah coba, maka kita akan lebih mudah dalam penyesuaiannya…mungkin bagian tersulitnya adalah memutuskan akan memulai menanam atau tidak.

Nah pada kesempatan kali ini sesuai dengan judul artikel ini saya akan sedikit sharing – sharing tentang alat – alat dan bahan yang dibutuhkan saat kita ingin membudidayakan tanaman menggunakan sistem hidroponik dan juga akan saya berikan informasi tambahan mengenai harga paling murah dari masing – masing alat dan bahan kebutuhan hidroponik.

Alat dan Bahan Dalam Budidaya tanaman menggunakan Sistem Hidroponik

Alat

1. Tds Meter atau EC Meter

TDS Meter

Alat pertama yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik adalah Tds Meter atau EC Meter, nah kedua alat ini sangat vital fungsinya, karena dengan adanya alat ini kita bisa mengetahui berapa kebutuhan kepekatan nutrisi disetiap fase umur tanaman kita. Fungsi dari Alat tds meter ini adalah untuk mengetahui Kepekatan suatu larutan, yang artinya untuk mengetahui kadar kepekatan nutrisi yang telah dicampur dengan air dalam tandon hidroponik kita, untuk fungsi EC Meter sendiri sama saja, untuk mengukur kepekatan nutrisi dalam air tandon hidroponik kita tetapi nilainya berbeda, jika pada Tds Meter menunjukan PPM (Part Per Million

) maka pada EC Meter akan menunjukan EC (Electrical Conductivity).

Baca juga : Cara mengukur PPM Air Tandon Hidroponik Menggunakan TDS – 3 Meter

2. pH Meter

pH meter, ya alat yang digunakan untuk mengukur tingkat kadar keasamaan suatu larutan ini merupakan alat penting kedua yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, mengapa saya katakan alat ini sangat penting.? Karena jika nanti air baku yang akan dicampur dengan nutrisi hidroponik memiliki pH yang asam, maka nantinya akan berdampak pada penyerapan nutrisi oleh tanaman, dimana pada akhirnya pertumbuhan tanaman akan terhambat. pH yang paling optimal untuk penyerapan nutrisi ialah pada rentang 5,8 – 6,8.

Bahan

Setelah mengetahui alat yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, selanjutnya mari ketahui bahan yang dibutuhkan..

1. Rockwool

Rockwool Hidroponik

Bahan yang pertama ialah rockwool, rockwool merupakan media tanam yang digunakan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik, rockwool ini mempunyai fungsi untuk tanaman berdiri tegak, mulai dari awal penyemaian hingga akhir pemanenan. Untuk artikel rockwool bisa teman – teman baca lebih lanjut dibawah ini..

Baca juga : Rockwool (Media Tanam Hidroponik serta fungsinya)

2. Benih Tanaman / Seed

Bahan yang kedua ialah benih tanaman, nah benih tanaman ini wajib kita miliki, karena jika kita sudah mempunyai alat dan bahan yang saya sebutkan diatas, tetapi tidak mempunyai benih atau bibit tanaman yang akan kita tanam, ya sama aja dong hehe… Nah benih tanaman ini bisa teman – teman dapatkan di toko online, harganya enggak terlalu mahal kok, malah ada juga yang membuat kemasan repack untuk menyesuaikan / menurunkan harganya.

3. Nutrisi AB – MIX

Bahan yang ketiga adalah nutrisi ab mix, disini peran nutrisi ab mix sangat penting, karena dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik tidak menggunakan media tanah, melainkan menggunakan media air, lalu upply nutrisi akan kita berikan dalam air tersebut, nah usahakan gunakan jenis nutrisi atau pupuk yang 100% larut dalam air. Nutrisi ab mix ini diberikan sesuai dengan kebutuhan per fase umur tanaman, untuk lebih mengetahui pemberian nutrisi ab mix pada tanaman hidroponik bisa teman – teman baca pada artikel dibawah ini…

Baca juga : Panduan Pemberian Nutrisi AB – MIX Pakcoy Hidroponik

3. pH Up atau pH Down

Bahan ketiga ini bisa dikatakan penting, bisa dikatakan tidak juga… pH up mempuyai fungsi untuk menaikan pH air pada tandon hidroponik kita, karena tidak semua tempat memiliki pH yang netral (6,8) ada air yang memiliki pH 5 atau 5,5, maka diperlukan larutan pH up ini, untuk menaikan kadar pH yang ada dalam tandon hidroponik. Karena pH ini mempengaruhi penyerapan nutrisi ab mix yang ada dalam tandon hidroponik, maka perlu dilakukan penyesuaian pH yang dikehendaki tanaman untuk tumbuh optimal. Jika kadar pH terlalu tinggi (asam) maka wajib untuk diturunkan menjadi netral, dan sebaliknya.

4. Netpot

Netpot Hidroponik

Netpot merupakan tempat atau wadah tanaman tumbuh, netpot ini memiliki beberapa ukuran sesuai jenis tanaman yang akan ditanam. Jika yang akan kita tanam hanya tanaman jenis sayur saja, maka biasanya netpot berukuran kecil, tetapi jika tanaman yang akan kita tanam jenis buah maka biasanya netpot agak lebih besar.

Nah netpot ini sebenarnya bisa saja digantikan dengan gelas plastik bekas air mineral ataupun cup plastik, tetapi untuk lubang pada pipa paralon ataupun tutup baki ukurannya disesuaikan dengan ukuran gelas mineral.

5. Sumbu Flanel

Nah bahan yang dibutuhkan terakhir dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik adalah, sumbu planel ini dibutuhkan ketika netpot dalam instalasi hidroponik tidak langsung dapat mencapai air yang mengalir dalam pipa, maka dari itu perlu dibantu menggunakan sumbu kain flanel.

Penutup

Jadi itulah beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik. Alat – alat dan bahan yang saya sebutkan diatas hanya sebagian saja, masih banyak alat – alat dan bahan yang dibutuhkan dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik dengan skala industri, tetapi untuk teman – teman yang ingin mencoba menanam tanaman dengan sistem hidroponik, alat – alat dan bahan yang saya rekomendasikan diatas sudah sangat cukup bagi pemula yang ingin belajar membudidayakan tanaman dengan sistem hidroponik. Mungkin sekian dari saya, jika ada hal yang ingin ditanyakan silahkan sampaikan pada kolom komentar, terimakasih.

G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *