✓ Teknik Closing Produk yang ampuh dan efektif untuk penjualanmu

Pemasaran sebuah produk merupakan kegiatan yang harus direncakan sematang mungkin, karena dalam sebuah kegiatan pemasaran produk kita tidak hanya mengeluarkan biaya untuk promosi, promosi dan promosi. Sebagian orang awam yang baru memulai sebuah kegiatan pemasaran, hanya fokus pada kegiatan promosi dan tidak menghiraukan point penting lainnya dalam lingkup pemasaran itu sendiri.

Teknik Closing, ya teknik ini memang banyak di gunakan oleh orang – orang yang memasarkan produknya. Teknik Closing memiliki arti bahwa dalam suatu proses mengakhiri komunikasi antara pedagang dengan pembeli, nah prosesnya anda harus membuat sebuah pertanyaan dan jawaban secara tepat dan efektif untuk memastikan bahwa pembeli menjadi tertarik kembali untuk membeli produk yang akan anda pasarkan.

Pasti diantara anda yang menjual produk ada yang sudah mulai menjalin percakapan dengan pembeli, pembeli mengajukan banyak pertanyaan dan anda pun telah menjawab dengan penuh tenaga pertanyaan yang di lontarkan pembeli tersebut, lalu akhirnya pembeli tidak jadi membeli produk anda.. pernah.? Jika pernah maka teknik closing anda yang belum pas.

Untuk lebih lanjut memahami bagaimana teknik closing yang ampuh dan efektif untuk meningkatkan penjualan produk anda, mari kita ulas beberapa teknik closing yang ampuh dan efektif untuk meningkatkan grafik penjualan produk anda.

6 Teknik Closing yang ampuh dan efektif untuk pemasaran sebuah produk

Sebelum masuk ke inti bagaimana teknik closing yang ampuh dan efektif, mari kita asumsikan bagaimana anda menjual produk anda kepada costumer.

Dalam sebuah penelitian, seseorang yang sedang mencari sebuah barang secara online maupun ia melihat sebuah iklan di internet, media sosial dsb, 80 % memutuskan untuk membeli produk dikarenakan emosi dan sisanya 20 % memutuskan membeli produk dikarenakan logika. Dapat disimpukan bahwa agar teknik closing menjadi yang ampuh dan efektif anda harus menggunakan pendekatan emosi dalam melakukan pemasaran produk anda kepada costumer.

Lalu bagaimana pendekatan emosi pada teknik closing yang ampuh dan efektif dalam pemasaran produk anda.? nah berikut ini merupakan pendekatan emosional yang dapat anda terapkan.

1. Kecepatan Merespon Pertanyaan dari costumer

Teknik closing yang ampuh dan efektif yang pertama ialah merespon pertanyaan yang di lontarkan oleh costumer secara cepat atau istilahnya fast respon, bayangkan jika anda sebagai costumer dimana akan membeli suatu barang dan saat anda mulai membuat hubungan komunikasi dengan penjual barang tsb malah penjual barang tsb lambat dalam memberikan respon atau menjawab pertanyaan, bagaimana persaan anda.? apakah akan tetap menunggu penjual menjawab.? yang tidak tahu kapan.? atau mencari produk lain yang serupa.? pasti pilihan anda ialah mencari produk lain yang serupa. Nah silahkan anda asumsikan sendiri bagaimana jika anda di posisi penjual.

2. Mengasumsikan Customer

Mengasumsikan costumer merupakan teknik closing yang kedua. Dalam teknik ini anda akan dihadapkan dengan anggapan bahwa pembeli atau costumer akan pasti membeli produk yang anda jual, dengan cara anda memberikan pertanyaan yang halus namun pasti.

Contoh:

“Selamat pagi mas, untuk pesanan yang kemarin di pesan sudah jadi, mas mau tansfer hari ini atau besok.?

3. Now or Never

Teknik closing ini memang terkesan memaksa, tetapi percayalah bahwa dengan anda menerapkan teknik ini, maka pembeli akan merasa mempertimbangkan produk anda, pasalnya sesuai dengan namanya Now or never dimana jika diartikan sekarang atau tidak, maka yang perlu anda lakukan ialah membuat pembeli merasa bahwa produk anda akan tidak tersedia di kemudian hari, contohnya produk anda akan habis, ditutupnya masa preorder dsb.

Contoh:

“Halo mas, produk yang ini saat ini sudah ada yang berminat untuk membelinya, silahkan mas untuk memesan produk ini sekarang, khawatir masnya akan kehabisan produk ini..

4. Alasan mereka mempercayai membeli produk pada anda

Teknik closing yang selanjutnya adalah memberikan alasan mengapa si pembeli harus mempercayai anda, apakah karena produk anda benar – benar bagus, khasiatnya terbukti, kualitas yang terjamin dsb.

Contohnya :

Halo mas, produk yang mas pilih ini sudah mempunyai sertifikat resmi dari pemerintah, dan produk ini salah satu produk unggulan kami, silahkan segera di beli agar tidak kehabisan.

5. Produk anda Spesial dan Ekslusif

Tidak semua penjual memiliki produk yang spesial, jika anda menjual produk yang spesial maka itu adalah salah satu peluang anda untuk mendapatkan penjualan yang lebih tinggi.

Contoh

Halo mas, produk yang mas pilih ini merupakan produk ekslusif, dimana di indonesia hanya masuk 3 barang saja, jadi silahkan untuk di beli ya mas, agar tidak kehabisan stok barang…

6. Harga Dicoret

Teknik harga dicoret ini mungkin anda sudah sering melihatnya, pada dasarnya teknik ini bekerja dengan mempengarhui emosional psikologis manusia, manusia akan lebih tertarik melihat harga yang dicoret kemudian akan melihat harga dibawahnya yang tidak dicoret, dengan asumsi perbandingan bahwa harga tersebut sedang diskon sangat besar, padahal sebenarnya tidak. Teknik ini lebih sederhana, anda hanya perlu mencoret harga pertama dan membiarkan harga asli produk anda.

Contoh:

“Paket pulsa irit. Dapatkan segera dengan harga normal ̶7̶5̶.0̶0̶0̶ menjadi 40.000.

Penutup

Teknik Closing pada pemasaran produk memungkinkan anda dapat menjual produk anda lebih tinggi dari tidak menggunakan teknik closing, tetapi tidak semua teknik closing dapat diterapkan pada produk yang anda jual, maka dari itu diperlukan kecermatan dalam mambangun komunikasi dengan konsumen, sekian informasi teknik closing yang ampuh dan efektif semoga bermanfaat, terimakasih.

Default image
G. P. Kurniawan
Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Leave a Reply