G. P. Kurniawan Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Panduan Cara membuat EM – 4 Pertanian sendiri

EM-4 atau Effective Microorganism-4 merupakan inokulan campuran mikroorganisme (Lactobacillus, ragi, bakteri fotosintetik, actynomycetes, dan jamur pengurai selulosa) yang mempunyai kemampuan mampu memepercepat pengomposan atau kematangan pupuk organik. Selain itu EM-4 yang diberikan pada pupuk organik akan lebih mudah dalam hal penyerapan unsur organiknya oleh tanaman. Menurut Rachman (2006) Fermentasi bahan organik oleh mikroba EM-4 berlangsung pada kondisi semi aerob dan anaerob pada suhu 40 – 50 °C. EM – 4 ditemukan pertama kali di jepang oleh Prof. Dr. Teruo Higa yang berlokasi di Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang.

Hasil temuannya ini sudah diterapkan di seluru dunia seperti di Brazil, Amerika, Indonesia, Taiwan, Korea Selatan, Selandia Baru, Thailand, India, Pakistan dan lain-lain. Dengan adanya temuan ini membuat keluaran baru dalam sistem pertanian khususnya pada bagian Pembuatan pupuk organik. Di indonesia sendiri sudah banyak yang mencoba membuat EM-4 ini secara mandiri, artinya bahan – bahan yang dibutuhkan dalam membuat EM-4 ini disediakan dan di olah sendiri menjadi bahan untuk pembuatan EM-4.

Mudahnya, EM-4 ini jika anda tidak ingin membuat secara sendiri, bisa mendapatkannya di toko pertanian, karena di toko pertanian biasanya disediakan berbagai macam merek EM-4 yang sudah sering digunakan oleh masyarakat indonesia. Untuk harga EM- 4 sendiri dapat dikatakan tidak terlalu mahal, berkisar antara rp.15.000.00 – Rp.38.000.00. Tetapi untuk anda yang ingin sedikit berhemat dan ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan EM- 4 ini sendiri, anda bisa mencoba untuk membuat EM- 4 ini menggunakan bahan – bahan yang mudah didapatkan dan harganya pun reltif murah. Sebelum masuk kedalam cara pembuatan EM – 4 ini, alangkah baiknya kita mengetahui manfaat yang diberikan oleh kumpulan mikroba dalam kegiatan pertanian.

Manfaat EM4 Pertanian

  • Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
  • Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
  • Memfermentasi dan mendekomposisi bahan organik tanah dengan cepat (bokashi).
  • Menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
  • Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah.
  • Bakteri Fermentasi bahan organik tanah menyuburkan tanaman dan menyehatkan tanah
  • Menurut Subhan dan Asandhi (1998) cit. Purwanti (2017) bahan organik yang terdekomposisi sempurna memiliki ketersediaan unsur hara lebih cepat diserap oleh akar tanaman.

Menurut Diah (2006) Proses dekomposisi bahan organik dapat terjadi secara alami di lingkungan terbuka akan tetapi membutuhkan waktu yang lama sekitar 5 minggu sampai 2 bulan karena bahan organik umumnya mengandung senyawa selulosa yang sulit terdekomposisi. Kandungan daun kering ataupun bahan organik lainnya terdiri dari hemiselulose dan lignin ini memerlukan mikroorganisme baik bakteri, jamur maupun yang lain untuk mendegradasi material lignoselulose tersebut. Mikroorganisme yang dibutuhkan untuk mempercepat dekomposisi bahan – bahan organik tersebut banyak terkandung dalam EM-4, yaitu Lactobacillus, ragi, bakteri fotosintetik, actynomycetes, dan jamur pengurai selulosa. Dengan begitu penambahan EM-4 dapat mempercepat proses dekomposisi bahan – bahan organik yang nantinya mudah diserap oleh tanaman.

Bahan – bahan yang dibutuhkan dalam membuat EM – 4

Untuk membuat EM-4 secara mandiri, bahan – bahan yang dibutuhkan sebenarnya ada semuanya disekitar kita, maka dari itu pembuatan EM- 4 ini dapat katakan sangat mudah. Berikut merupakan bahan – bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan EM-4 :

  • 0,5 kg pepaya yang sudah matang dengan kulitnya
  • 0,5 kg pisang yang telah matang dengan kulitnya
  • 0,5 kg nanas yang telah matang dengan kulitnya
  • 0,25 kg kacang panjang segar
  • 0,25 kg kangkung air segar
  • 1,5 kg batang pisang muda (bonggolnya)
  • 1 kg gula pasir atau bisa menggunakan gula kelapa
  • 0,5 liter air nira atau air kelapa
  • Ember/tong
  • Jerigen
  • Saringan

Panduan cara pembuatan EM – 4

  • Haluskan bahan – bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan EM-4 menggunakan blender atau sejenisnya. Untuk menghaluskannya sampai benar – benar halus seperti jus.
  • Setelah semua bahan halus, masukan semua bahan ke dalam ember dan masukan juga gula pasir secara perlahan kemudian aduk sampai merata.
  • Kemudian jangan lupa masukan air kelapa / air nira dan aduk kembali hingga tercampur rata.
  • Tutup ember secara rapat selama 7 hari atau lebih.
  • Usahakan ember berisi bahan EM-R tersebut disimpan pada ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung (bisa di dalam rumah).
  • Setelah 7 hari penyimpanan, cairan yang ada di dalam ember disaring dan hanya di ambil cairannya saja. h
  • Setelah disaring masukkan cairan tersebut kedalam jerigen dan ditutup rapat
  • EM4 sudah siap untuk diaplikasikan ke sampah organik atau tanah.
  • EM4 yang sudah jadi dapat bertahan selama 6 bulan dalam penyimpanan

Jadi itulah cara pembuatan EM-4, EM-4 yang sudah jadi dapat diaplikasikan pada tanah yang telah mengandung bahan organik, selain itu bisa digunakan juga untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik yang nantinya akan membuat lebih mudah diserap oleh tanaman. Hasil yang dibuktikan oleh penggunaan EM-4 ini tanaman akan lebih subur dan menghasilkan hasil yang baik.

G. P. Kurniawan Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *