G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Penyebab & Cara Mengatasi Tanaman Hidroponik Layu Saat Siang Hari

3 min read

Menanam tanaman menggunakan sistem hidroponik memerlukan banyak sekali perlakuan dan perawatan yang sesuai dengan syarat dan kondisi tanaman tersebut tumbuh dengan begitu hasil produksi dan kualitas tanaman menjadi cukup baik.

Salah satu perlakuan yang wajib diberikan kepada tanaman hidroponik adalah dengan menjaga suhu air tandon agar tetap dingin, disaat terik matahari mulai meningkat.

Menjaga suhu air tandon ini sangat penting dikarenakan jika suhu air tandon hidroponik menjadi hangat akan mempengaruhi efektifitas penyerapan unsur hara (nutrisi) yang ada dalam media air.

Selain itu jika air di dalam tandon sering sekali hangat maka bisa menimbulkan penyakit pada tanaman hidroponik kita, seperti busuk akar, busuk batang dsb. Maka dari itu kita perlu melakukan perlakuan yang sesuai syarat tumbuh dan penyerapan nutrisi dalam membudidayakan tanaman menggunakan sistem hidroponik.

Tetapi kali ini topik yang akan saya bahas adalah “Tanaman hidroponik layu pada saat siang hari”.

Nah dikarenakan banyak sekali para hidroponik pemula yang sering mengalami kejadian ini, yaitu layu pada tanaman hidroponinya saat siang hari, maka saya ingin membagikan pengalaman saya terkait cara mengatasi tanaman hidroponik layu pada siang hari.

Saya mulai dari penyebab terlebih dahulu mengapa tanaman hidroponik layu pada saat siang hari baru ke-bagaimana cara mengatasinya, biasanya jenis tanaman yang sering mengalami layu ini tanaman yang berdaun lebar seperti Pakcoy dan Selada.

Penyebab tanaman hidroponik layu saat siang hari

Sebenarnya tanaman hidroponik layu ini merupakan bentuk adaptasi tanaman tersebut disaat suhu matahari yang terlalu terik, maka tanaman mengeluarkan prilaku layu tersebut untuk mengurangi penguapan.

Layu disini bukan layu seperti jenis tanaman cabai yang disebabkan oleh serangan jamur Fusarium Oxysporium f.sp.capsici atau bakteri Psudomonas Solanacearum (E.F.)

Tetapi layu disini, layu seperti tanaman kekurangan air dan setelah suhu di sekitar tanaman tersebut menjadi normal kembali dalam artian tidak terlalu panas maka tanaman akan kembali segar.

Dokumentasi Pribadi tanaman pakcoy hidroponik 25 HST

Memang biasanya para hidroponik pemula sering sekali mengalami hal ini, biasanya karena sedang praktik terus menggunakan metode / sistem hidroponik sederhana seperti wick sistem, dimana tidak ada sirkulasi oksigen dalam air, maka tanaman akan sangat mudah mengeluarkan gejala layu saat siang hari yang terlalu terik.

Baca juga : Panduan Pemberian Nutrisi pada Tanaman Pakcoy System Hidroponik

Berikut ini merupakan beberapa penyebab tanaman hidroponik menjadi layu sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan saya dalam budidaya tanaman menggunakan sistem hidroponik.

1. Suhu air tandon hidroponik terlalu hangat

Penyebab tanaman hidroponik layu pada siang hari yang pertama ialah suhu air tandon yang terlalu hangat. Suhu air hidroponik yang terlalu hangat dapat menyebabkan kandungan oksigen terlarut dalam air menjadi berkurang akibatnya tanaman akan terhambat dalam proses respirasi dan gejala yang muncul pada tanaman adalah layu.

2. Terlalu berlebihan dalam memberikan kepekatan nutrisi ab-mix

Selain itu penyebab tanaman hidroponik layu pada saat siang hari adalah terlalu berlebihan dalam memberikan kepekatan nutrisi hidroponik. Selain akan berdampak pada pertumbuhan tanaman, terlalu berlebihan memberikan kepekatan nutrisi juga bisa menyebabkan tanaman menjadi layu saat siang hari.

Alasannya, dikarenakan dalam air tandon jumlah unsur hara (nutrisi) terlarut dalam air terlalu banyak, yang mengakibatkan kadar terlarut oksigen semkain sedikit. Hal ini juga bisa menyebabkan pH air menjadi turun (asam).

3. Kurangnya supply oksigen dalam air

Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, bahwa jika dalam air tandon kekurangan supply oksigen, maka tanaman akan terhambat dalam proses respirasi, yang akhirnya tanaman akan mengeluarkan gejala adaptasi “layu”.

4. Pipa atau talang berwarna gelap

Penggunaan pipa atau talang yang berwarna gelap, dapat membuat tanaman hidroponik layu saat siang hari, mengapa.? Benda yang berwarna gelap (hitam) sangat baik menerima cahaya dan melepaskan suhu panas disekitarnya, maka dari itu saat siang hari pipa atau talang yang berwarna gelap akan sangat baik menyerap cahaya matahari dan melepaskan suhu panasi disekitar tanaman, akhirnya tanaman menjadi layu.

5. Sirkulasi air terlalu lambat

Sirkulasi air terlalu lambat juga bisa menyebabkan tanaman hidroponik layu pada saat siang hari, alasannya sederhana, jika air yang mengalir dalam pipa atau talang sangat lambat, maka proses meredam suhu panas juga semakin rendah, tetapi jika cepat mengalir dan sampai ke tandon utama dengan cepat atau katakan sedang, maka proses meredam suhu panas akan lebih baik.

Baca Juga : Tahapan pemberian nutrisi ab-mix melon hidroponik

Cara mengatasi tanaman hidroponik layu siang hari

Selada yang agak layu menjelang siang hari (dok. Pribadi)

Setelah anda mengetahui penyebab mengapa tanaman hidroponik bisa mengeluarkan gejala layu pada saat siang hari, maka selanjutnya adalah bagaimana cara mengatasi tanaman hidroponik yang layu pada siang hari tersebut.?

Cara mengatasinya sebenarnya disesuaikan dengan sistem hidroponik yang anda gunakan.

Wick Sistem Sederhana

wick sistem
  • Jika anda menggunakan sistem wick sederhana, seperti menggunakan box styrofoam, maka untuk mengantisipasi tanaman layu adalah dengan memperhatikan air dalam box styrofoam jangan sampai terlalu berkurang.
  • Selain itu tetap jaga oksigen terlarut dalam air agar tanaman memiliki supply oksigen yang cukup saat tanaman melakukan proses respirasi.

NFT dan DFT

  • Sedangkan jika anda menggunakan sistem hidroponik seperti NFT atau DFT, yang paling utama untuk menghindari tanaman menjadi layu saat siang hari adalah menjaga suhu air tandon agar tetap dingin.
  • Caranya anda bisa meletakan tandon air hidroponik di dalam tanah atau di tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari, selain itu menambah ukuran luas air tandon dan volume air tandon juga bisa mengatasi atau meredam suhu yang terlalu panas.
  • Perhatikan kecepatan air dalam pipa atau talang, jangan sampai air yang ada dalam pipa atau talang terlalu lambat mengalir, dimana nantinya akan berdampak pada peredaman suhu panas yang lebih sedikit.
  • Perhatikan supply oksigen dalam air, untuk memberikan supply oksigen dalam air anda bisa mengatur derasnya air yang jatuh kedalam tandon nutrisi.

Jangan gunakan Pipa atau talang berwarna hitam

  • Untuk menghindari meningkatnya suhu air hidroponik, ataupun suhu di dalam pipa atau talang, sebaiknya jangan gunakan pipa atau talang yang berwarna gelap (hitam), karena benda (obyek) yang memiliki warna gelap sangat baik dalam menyerap cahaya, selain itu warna gelap juga memancarkan suhu panas yang baik.
  • Maka dari itu banyak para ahli dalam bidang hidroponik yang tidak menyarakan untuk menggunakan pipa atau talang yang berwarna hitam atau gelap, karena akan meningkatkan suhu sekitar tanaman dan air menjadi lebih hangat atau panas.

Penutup

Mungkin sekian yang bisa saya bagikan mengenai informasi penyebab dan cara mengatasi tanaman hidroponik layu pada saat siang hari, jika ada yang ingin anda tanyakan terkait seputar budidaya tanaman menggunakan hidroponik ataupun tidak silahkan tinggalkan pada kolom komentar, terimakasih.

G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Artikel Lainnya

2 Replies to “Penyebab & Cara Mengatasi Tanaman Hidroponik Layu Saat Siang Hari”

  1. Boleh banget pak informasinya, semoga banyak yang berkunjung ya pak, suka banget dengan artikelnya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *