Begini cara menanam tomat di polybag agar berbuah dengan lebat

Membudidayakan tanaman memang dapat mengisi waktu luang saat kita sedang tidak ada kesibukan, terlebih lagi tanaman yang kita budidayakan dapat menekan pengeluaran dalam membeli bahan – bahan dapur. Ya bahkan jika kita menanam 10 tanaman tomat saja jika sudah berbuah semua, walah buahnya bisa digunakan kapan saja jika kita ingin menggunakannya.

Salah satu jenis tanaman yang dapat dibudidayakan dengan cukup mudah ialah tanaman tomat, tanaman tomat mudah dibudidayakan menggunakan media apapun, bisa menggunakan polybag, bisa menggunakan pot yang tentunya ukuran dari media tanam sesuai dengan spesifikasi kebutuhan tanaman tomat tumbuh dan berbuah, karena jika tanaman tomat diberikan ukuran media tanam yang kecil, nantinya akan berdampak pada pertumbuhan tomat itu sendiri, perakaran menjadi lebih tidak leluasa untuk berkembang dan akhirnya tanaman menjadi terhambat pertumbuhannya.

Dalam menanam tomat menggunakan media tanam polybag, ada beberapa faktor yang harus kita perhatikan agar tomat yang kita tanam bisa menghasilkan buah yang cukup banyak, dan buahnya bagus – bagus, karena jika kita asal tanam saja, ya tanaman tomat tidak dapat tumbuh dan menghasilkan buah yang lebat. Lalu apa saja faktor yang menyebabkan tomat dapat tumbuh dan berbuah dengan maksimal.?

Faktor yang dapat menyebabkan tomat berbuah dengan lebat

Faktor – faktor ini sangat penting untuk diperhatikan nantinya saat kita ingin menanam tomat menggunakan media tanam polybag.

  • Ketersediaan Cahaya : Cahaya menjadi faktor utama dan yang terpenting, karena jika kita menanam tomat menggunakan media apapun dan lokasi kita menanam tomat tidak terdapat cahaya yang cukup (lama tanaman harus terkena penyinaran ialah 6 – 10 jam perhari), maka tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis dengan maksimal, akibatnya tanaman akan lebih lama dalam proses pertumbuhannya. Jika pertumbuhan lebih lama maka, tanaman menghasilkan buah pun akan lebih lama pula, maka dari itu jika kita ingin menanam tanaman tomat agar menghasilkan buah yang lebat dan subur, ketersediaan cahaya harus diperhatikan dengan cara memilih lokasi yang tepat.
  • Ukuran Media Tanam (Polybag) : Ukuran media tanam menjadi faktor kedua yang perlu diperhatikan saat kita ingin menanam tomat menggunakan polybag agar menghasilkan buah yang lebat, mengapa ukura luas media tanam perlu kita pikirkan.? karena semakin lebar / luas media tanam yang kita gunakan untuk menanam tomat, semakin bagus pula tanaman dalam memperluas area perakaran tanaman, jika perakaran semakin luas dan banyak, maka tanaman tomat akan lebih cepat menyerap unsur hara yang ada ditanah, pertumbuhanpun akan lebih cepat dan baik. Ukuran polybag yang bisa anda gunakan dalam menanam tomat ialah, polybag yang mempunyai ukuran 35 x 35.
  • Media Tanam / Tanah : Media tanam menjadi faktor ketiga yang perlu diperhatikan dalam menanam tomat menggunakan polybag, karena semakin baik media tanam yang digunakan maka semakin baik pula pertumbuhan tomat diatasnya, media tanam atau tanah yang baik memiliki ciri – ciri, kandungan bahan organik tinggi, tanah gembur, ph sesuai dengan syarat tumbuh tanaman. Sebenarnya jika kita menanam tanaman tomat menggunakan polybag, hanya memperhatikan kandungan bahan organik dalam tanah saja sudah cukup menjadikan indikator tanah tersebut subur dan dapat digunakan untuk menanam tomat.
  • Bibit atau Benih Unggul : Bibit atau benih yang unggul menjadi faktor terakhir yang menentukan nantinya, apakah tanaman tomat yang kita tanam menghasilkan buah yang lebat atau tidak. Walaupun pada dasarnya buah lebat pada tanaman tomat dipengaruhi oleh faktor -faktor lain, tetap saja kualitas benih atau bibit yang unggul memiliki peran penting disini. Anda bisa mendapatkan benih tomat yang unggul di toko – toko pertanian, atau jika tidak ada toko pertanian di lokasi anda, anda bisa memesan secara online benih tomat yang akan anda tanam atau jika anda juga bisa menggunakan biji tomat dari buah tomat yang sudah tua.

Dari keempat faktor yang saya sebutkan diatas, mulai dari cahaya terpenuhi, ukuran polybag yang sesuai, kemudian media tanam (tanah) yang subur dan bibit dengan kualitas baik, selanjutnya baru anda bisa mulai melakukan penanaman tanaman tomat menggunakan media tanam polybag. Berikut merupakan langkah – langkah dalam menanam tanaman tomat menggunakan polybag.

Langkah – langkah menanam tomat menggunakan polybag

Pertama : Penyemaian Benih Tomat

Sebelum kita dapat menanam tomat, tentunya ada tahapan dalam menyemai benih tanaman tomat, cara menyemai benih tanaman tomat agar bisa tumbuh dengan baik adalah dengan cara memperhatikan perlaukan pada biji tomat yang akan kita semai. Disini anda bisa menggunakan wadah semai apapun, seperti botol plastik, atapun menggunakan traypot yang telah disini dengan tanah, usahakan tanah untuk menyemai tomat memiliki kandungan bahan organik yang tinggi, anda bisa mencampurkan tanah dengan pupuk kandang yang sudah jadi, dengan perbandingan 1 : 1.

Cara menyemainya benih tomat, silahkan masukan biji tomat kedalam traypot atau wadah tempat media semai, dan basahi tanah yang telah berisi biji tomat secukupnya saja. Nanti selama kuran lebih 2 – 3 minggu semaian tomat sudah dapat dipindahkan ke media tanam polyabg.

Kedua : Pembuatan Media Tanah ( Tanah Organik )

Pembuatan media tanam disini sangat penting untuk dilakukan agar tomat yang kita tanam dapat berbuah dan tumbuh subur nantinya. Anda bisa mencampur tanah biasa dengan bahan organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 2 : 1 (Pupuk Kompos 2 : Tanah 1) setelah itu campur hingga merata, dan masukan kedalam media polybag tanah yang sudah dicampur dengan bahan organik tersebut. Biarkan selama 2 – 3 minggu, setelah itu baru polybag bisa diisi dengan bibit tomat yang telah disemai.

Ketiga : Pindah Tanam Bibit Tomat

Pindah tanam dilakukan disaat bibit semaian tomat sudah memasuki usia kurang lebih 2 – 3 minggu, biasanya kalau saya saat pindah tanam tomat memang di usia 2 minggu setelah semai, karena untuk mempercepat pertumbuhan dan penyesuaian di media tanam selanjutnya nantinya. Saat pindah tanam, usahakan dilakukan pagi atau sore hari, karena jika dilakukan pada siang hari yang cuaca cukup panas, bisa – bisa tanaman menjadi stress dan tidak dapat beradaptasi akhirnya akan mati.

Keempat : Pemupukan

Pemupukan pada tanaman tomat dapat dilakukan dengan memberikan pupuk organik cair, disini anda bisa menggunakan pupuk organik cair buatan anda sendiri ataupun membelinya di toko pertanian, selanjutnya untuk pupuk lainnya yang harus diberikan yaitu pupuk NPK 16 – 16 – 16 dengan cara di encerkan atau menggunakan sistem kocor.

Disini anda bisa melakukan pemupukan untuk 10 lubang tanam dengan panduan 2 sendok makan kemudian dilarutkan ke dalam air sebanyak 3 liter, dan disiramkan ke tanaman tomat di sekitar batang, jangan pas di batang tomatnya, karena akan membuat mati tanaman tomat karena efek panas dari pupuk kimia.

Mengapa saya hanya memberikan pupuk dengan dosis rendah saja.? disini karena kita akan mengoptimalkan penggunaan bahan organik, kompos dan kotoran hewan yang telah matang sebagai nutrisi tanaman, jadi kita tidak bergantung terhadap pupuk kimia, walaupun memang sebenarnya penggunaan pupuk kimia itu sangat diperlukan, tetapi tetap harus dikontrol. Lakukan pemupukan kurang lebih seminggu satu kali, dan jika tanaman sudah mulai memasuki masa berbunga tingkatkan pemupukan sebanyak 2 kali dalam seminggu.

Kelima : Perawatan Tanaman Tomat hingga Panen

Perawatan tanaman tomat menurut pribadi saya tidak terlalu sulit dibandingkan dengan perawatan tanaman cabai, melon dan lain – lain, kita hanya perlu melakukan penyiangan pada media tanam kita, agar tidak ada persaingan nutrisi antara tanaman tomat dan rumput atau gulma yang tumbuh. Perawatan lainnya jika tanaman tomat terdapat hama pengganggu seperti ulat, maka anda perlu menyemprotkan pestisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan, atau jika hama masih sedikit dan bisa anda ambil langsung menggunakan tangan, lakukan saja.

Penutup

Sekian informasi yang dapat saya berikan mengenai cara menanam tomat menggunakan media polybag, informasi yang saya tulis diatas ini merupakan hasil pengalaman saya dalam budidaya tanaman tomat di rumah saya, memang tanaman tomat ini tergolong mudah untuk ditanam berbeda dengan jenis tanaman yang lainnya seperti cabai yang membutuhkan perlakukan ekstra agar berhasil menghasilkan buah, tetapi semua informasi yang saya berikan ini kembali lagi dengan kondisi dan lingkungan masing – masing apakah dilingkungan anda jauh dari lahan pertanian yang dapat mengurangi resiko tanaman tomat anda diserang hama dan penyakit. Sekian dan terimakasih.

Default image
G. P. Kurniawan
Halo saya kurniawan. Menulis merupakan kegiatan yang dapat mendorong seseorang untuk berpikir secara halus. Dalam blog ini saya akan menulis informasi mengenai topik yang saya sukai, yaitu topik agribisnis secara luas, teknologi, dan ekonomi.

Leave a Reply