G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

3 Langkah Cara Memasang Lazy load Pada Situs WordPress

Cara Memasang Lazy load Pada WordPress | Kecepatan website merupakan salah satu indikator yang sangat penting untuk di perhatikan, pasalnya google sendiri telah menyarankan untuk sebisa mungkin web atau situs yang kita miliki memiliki akses load pada konten utama yang cepat.

Sebenarnya menurut saya jika suatu situs dalam hal kecepatan load pada konten utama membutuhkan waktu 4 – 5 detik itu masih cukup normal, terlebih lagi sekarang koneksi jaringan internet sudah semakin berkembang dan maju, harusnya semua situs sudah bisa diakses dengan cepat dengan koneksi yang memumpuni saat ini.

Tetapi karena majunya teknologi jaringan ini belum merata di semua daerah khususnya indonesia, masih ada daerah yang maksimal menggunakan jaringan tingkat 3G ataupun 4G pun terkadang nyangkut terkadang tidak. Nah disinilah keunggulan sebuah web atau situs yang memiliki kecepatan akses load pada konten utama.

Kecepatan sebuah web me-load konten utama ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti seberapa besar ukuran penggunaan thumbnail yang ada pada situs, seberapa banyak script yang tidak teroptimasi, dan yang paling sering menyebabkan sebuah web menjadi lambat adalah ads atau advertising.

Menurut beberapa teman yang telah lama mengurus blog atau situs web, pada umumnya semua template atau theme yang ada saat ini sudah teroptimasi, mulai dari meta tag seo, hingga script yang digunakan untuk membangun struktur theme atau template yang dimana akan berpengaruh pada kecepatan web itu sendiri.

Tetapi memang kebanyakan yang menyebabkan sebuah web menjadi lambat itu adalah penggunaan image yang berukuran besar terutama pada thumbnail dan ads seperti iklan adsense.

Nah untuk menyiasati sebuah web atau situs blog yang berpartner dengan google adsense, agar situsnya tetap dalam kecepatan yang optimal, beberapa orang menyarankan untuk menggunakan script lazy load.

Lazy load sendiri merupakan script yang dirancang dengan tujuan untuk menunda munculnya iklan saat halaman sedang di load atau di render, maka dari itu proses bisa diutamakan pada pemuatan konten utama terlebih dahulu.

Baru ketika kita melakukan scroll pada halaman, otomatis iklan adsense akan muncul dan meload dengan sendirinya. Memang penggunaan script lazy load pada situs menuai pro dan kontra, ada yang menyebut bahwa dengan menggunaka script lazy load maka nilai jual iklan semakin rendah yang artinya akan berpengaruh pada nilai cpc.

Tetapi saya sendiri menggunakan script ini, ya untuk masalah pendapatan masih sama saja dengan sebelumnya haha, karena trafic pada blog ini tidak terlalu banyak juga.

Nah maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan membagikan informasi berupa cara memasang lazy load google adsense pada situs yang menggunakan platform wordpress.

Cara memasang lazy load pada wordpress

Langkah pertama untuk cara memasang lazy load pada wordpress adalah dengan menempelkan script lazy load pada bagian halaman footer, dimana bisa kita temukan pada “Tampilan – Penyunting Tema – Lalu pilih Footer atau Kaki Tema.

Langkah kedua untuk memasang lazy load pada wordpress, silahkan pastekan script dibawah ini tepat disebelum kode tag </body> pada bagian footer.php

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Lazy Load AdSense
var lazyadsense=!1;window.addEventListener("scroll",function(){(0!=document.documentElement.scrollTop&&!1===lazyadsense||0!=document.body.scrollTop&&!1===lazyadsense)&&(!function(){var e=document.createElement("script");e.type="text/javascript",e.async=!0,e.src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js";var a=document.getElementsByTagName("script")[0];a.parentNode.insertBefore(e,a)}(),lazyadsense=!0)},!0);
//]]>
</script>

Langkah ketiga, silahkan hapus script seperti yang saya contohkan dibawah ini pada masing – masing kode iklan adsense.

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> 

Atau untuk lebih jelasnya seperti dokumentasi diatas ini, setelah itu silahkan save jika semua kode iklan telah dirubah dan lihat perubahan pada halaman post apakah iklan telah ter-lazy load atau belum, harusnya sudah.

Penutup

Sekian informasi yang bisa saya berikan kali mengenai topik cara memasang lazy load pada wordpress, semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan informasi ini kepada rekan – rekan blogger yang lain, terimakasih.

G. P. Kurniawan A young man who is enthusiastic about agriculture, entrepreneurship and a little fond of technology topics

Artikel Lainnya

2 Replies to “3 Langkah Cara Memasang Lazy load Pada Situs WordPress”

  1. Thks mas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *